Development Stage with Software #1
Development with OpenRocket
Dalam pengembangan dan penelitian untuk membuat Roket Atmosfer guna mempelajari dasar dari sebuah roket. NSR menggunakan Sotfware yaitu "OpenRocket" guna mempelajari komponen-komponen dari sebuah roket sederhana sehingga dapat pemahaman mengenal bagian-bagian Roket Atmosfer dan cara menjalankannya dengan simulasi ini NSR dapat mempelajari desain-desain roket awal untuk pengujian jangka panjang. Pada Tahap awal dalam pengembangan desain dan komponen roket terutama dalam pengujian kecepatan dan ketinggian perlu dilakukan untuk menguji seberapa cepat roket hingga sampai pada ketinggian tertentu.
Lalu, tahap kedua dimulai dengan pembuatan prototipe roket asli tetapi sebelum sampai ke tahap tersebut terlebih dahulu menggunakan Software untuk simulasi dan pengujian dalam struktur roket sebelum di buat dalam prototipe nyata simulasi dan membuat desain roket bertujuan meningkatkan pemahaman terhadap stabilitas roket, kecepatan roket hingga ketinggian roket yang bisa di capai ke puncak.
Membuat Desain di OpenRocket sekaligus uji coba/simulasi :
Uji coba roket dengan Software dengan model pertama "NSR (TRS)" atau NSR (Test Rocket Simulation) pada model awal ini roket memiliki Panjang 57 cm dan diameter 5 cm dengan massa total = 249 gram. lalu di bawah adalah model 3d yang menampilkan bagian dalam roket :
Lalu setelah di uji coba dengan 3 kali simulasi sehingga menghasilkan data yang menampilkan ketinggian roket, kecepatan untuk sampai ke puncak dan lainnnya :
Dalam simulasi menggunakan model awal "NSR (TRS)" dengan motor/kongfigurasi (C2-P) terdapat beberapa data berikut:
1. Simulasi Pertama :
Kecepatan dari batang = 1.56 m/s
Puncak = 1.27 Meter
Kecepatan Penyebaran = N/A
Penundaan Optimal = -4.11 Detik
Kecepatan Maksimum = 3.79 m/s
Akselerasi maksimal = 23.2 m/s
Waktu menuju Puncak = 0.911 Detik
Waktu Terbang = 1.66 Detik
Kecepatan Pukulan Darat = 3.79 m/s
2. Simulasi Kedua :
Kecepatan dari batang = 1.56 m/s
Puncak = 1.27 Meter
Kecepatan Penyebaran = N/A
Penundaan Optimal = -4.11 Detik
Kecepatan Maksimum = 3.8 m/s
Akselerasi maksimal = 23.2 m/s
Waktu menuju Puncak = 0.911 Detik
Waktu Terbang = 1.66 Detik
Kecepatan Pukulan Darat = 3.8 m/s
3. Simulasi Ketiga :
Kecepatan dari batang = 1.56 m/s
Puncak = 1.27 Meter
Kecepatan Penyebaran = N/A
Penundaan Optimal = -4.11 Detik
Kecepatan maksimum = 3.77 m/s
Akselerasi maksimal = 23.2 m/s
Waktu menuju Puncak = 0.911 Detik
Waktu Terbang = 1.66 Detik
Kecepatan Pukulan Darat = 3.77 m/s
Dari data simulasi tersebut dapat disimpulkan bahwa model awal "NSR (TRS)" belum sempurna dan harus dikembangkan lebih lanjut oleh karena itu pada pengembangan selanjutnya kemungkinan (TRS) akan mengalami perombakan ulang atau modifikasi lanjutan guna memaksimalkan roket karena model awal ini adalah murni dari membuat sendiri sebelum melihat dasar-dasar penggunaan Software dengan begitu tahap uji coba Roket dengan Software sedang dalam simulasi dan desain Roket.



Komentar
Posting Komentar