Development Stage with Software #3
Continuous Development in Software
Jika sebelumnya TRS 1.2 pada bagian motor roket tidak memiliki penopang sama sekali sehingga walaupun terdapat pelindung dari panasnya api motor tapi tidak dengan penopangnya sehingga motor akan meluncur dan akhirnya terhatahan di atas pelindung sehingga roket meluncur tapi kali ini dengan sedikit perbaikan agar motor roket memiliki penyangga dan dapat meluncur dengan roketnya makanya dilakukan minor impromisasi yaitu TRS 1.2.1 yang berupakan impromisasi kecil dibagian motor roket untuk penambahan penyangga pada mesin roket sehingga dari yang awalnya saat peluncuran akan menabrak bagian pelindung atas tapi setelah di impromisasi sedikit jadilah motor yang stabil dan terkunci di dalam pelindung, sebagai gambaran berikut beberapa gambar dari TRS 1.2.1 dari model bagian atas (Sketsa), bagian belum selesai dan bagian utuh dari roket:
Lalu dibawah ini merupakan gambar simulasi yang dilakukan dengan mesin (C18W-4).
Nah, setelahnya memasuki bagian di mana melakukan perhitungan dengan simulasi menghasilkan beberapa hasil yang dapat dipelajari setelahnya berikut ini adalah hasil dari simulasi yang telah dilakukan:
- Simulasi 1
Kecapatan batang = 15.4 m/s
Puncak = 98 meter
Kecepatan penyebaran = 0.9 m/s
Penundaan optimal = 3.93 detik
Maks. kecepatan = 49.6 m/s
Maks. percepatan = 116 m/s²
Waktu menuju puncak = 4.47 detik
Waktu terbang = 19 detik
Kecepatan tumbukan tanah = 6.94 m/s
- Simulasi 2
Kecapatan batang = 15.4 m/s
Puncak = 97.9 meter
Kecepatan penyebaran = 0.903 m/s
Penundaan optimal = 3. 91 detik
Maks. kecepatan = 49.5 m/s
Maks. percepatan = 116 m/s²
Waktu menuju puncak = 4.45 detik
Waktu terbang = 19 detik
Kecepatan tumbukan tanah = 6.94 m/s
- Simulasi 3
Kecapatan batang = 15.4 m/s
Puncak = 97.9 meter
Kecepatan penyebaran = 0.954 m/s
Penundaan optimal = 3.92 detik
Maks. kecepatan = 49.5 m/s
Maks. percepatan = 116 m/s²
Waktu menuju puncak = 4.47 detik
Waktu terbang = 19 detik
Kecepatan tumbukan tanah = 6.94 m/s
- Simulasi 4
Kecapatan batang = 15.4 m/s
Puncak = 98 meter
Kecepatan penyebaran = 0.917 m/s
Penundaan optimal = 3.94 detik
Maks. kecepatan = 49.5 m/s
Maks. percepatan = 116 m/s²
Waktu menuju puncak = 2.47 detik
Waktu terbang = 19 detik
Kecepatan tumbukan tanah = 6.94 m/s
- Simulasi 5
Kecapatan batang = 15.4 m/s
Puncak = 97.9 meter
Kecepatan penyebaran = 0.919 m/s
Penundaan optimal = 3.9 detik
Maks. kecepatan = 49.5 m/s
Maks. percepatan = 116 m/s²
Waktu menuju puncak = 2.47 detik
Waktu terbang = 19 detik
Kecepatan tumbukan tanah = 6.94 m/s
Dalam Simulasi ke tiga ini menunjukkan peningkatan dai segi ketinggan hingga sampai ke waktu terbang walaupun perubahan pada roket TRS 1.2.1 dikatakan sederhana tapi simulasi ini menunjukkan jika perubahan kecil padah motor roket dengan menambahkan penyangga dan merubah motor roket dapat berdampak signifiskan terhadap kemampuan roket mencapai titik tertinggi dari sini dapat di ambil kesimpulan jika perubahan kecil akan membawa dampak besar ke depannya jadinya sebagai individu kita haruslah sadar akan pentinya yang kita lakukan saat ini supaya di masa depan bermanfaat bagi seluruh manusia, selanjutnya akan ada pengembangan lanjutan terkait simulasi roket.




Komentar
Posting Komentar