Development Stage with Software #4
Two-level Variant Design
Sebuah ide muncul di pikiranku dimana menggunakan dua tingkat untuk roket sehingga tercipta generasi roket yang menggunakan dua tingkat sebagai bagian dari desainnya dalam uji coba untuk percobaan membuat sebuah roket dua tingkat sehingga menjadi batu loncatan ke TRS 1.3 yang merupakan versi dengan dua tingkatan dalam pengujian ini kemungkinan varian dua tingkat menjadi lebih banyak ketimbang satu tingkat dengan versi beragam dan berikut merupakan pengujian untuk awal desain dari generasi baru ini.
Catatan: untuk TRS 1.3 menggunakan versi OpenRocket yaitu 24.12 tentunya banyak fitur yang berubah atau fisika yang lebih detail sehingga memberikan hasil yang berbeda dengan versi sebelumnya yaitu versi 23.09 jadi seperi itu.
desain TRS 1.3 dari tampak samping, belum selesai dan sudah selesai.
Nah berikutnya akan di kasih data tentang simulasi penerbangan untuk TRS 1.3 dengan massa mencapai 199 g lalu dengan panjang mencapai 69.5 cm dan diameter mencapai 5.5 cm lalu dengan motor utama yang terletak di bawah roket yaitu (C18W-4) berikut simulasinya.
Berikut ini merupakan hasil dari simulasi penerbangan yang dilakukan.
- Simulasi 1
Konfigurasi = [C18W-4]
Kecepatan batang = 14.3 m/s
Puncak = 83.5 meter
Kecepatan perkembangan = 3.41 m/s
Penundaan optimal = 3.69 detik
Kecepatan maksimal = 43.6 m/s
Akselerasi maksimal = 103 m/s²
Waktu menuju puncak = 4.19 detik
Waktu terbang = 14.2 detik
Kecepatan tumbukan = 9.11 m/s
- Simulasi 2
Konfigurasi = [C18W-4]
Kecepatan batang = 14.3 m/s
Puncak = 83.5 meter
Kecepatan perkembangan = 3.44 m/s
Penundaan optimal = 3.67 detik
Kecepatan maksimal = 43.6 m/s
Akselerasi maksimal = 103 m/s²
Waktu menuju puncak = 4.19 detik
Waktu terbang = 14.2 detik
Kecepatan tumbukan = 9.16 m/s
- Simulasi 3
Konfigurasi = [C18W-4]
Kecepatan batang = 14.3 m/s
Puncak = 83.5 meter
Kecepatan perkembangan = 3.4 m/s
Penundaan optimal = 3.68 detik
Kecepatan maksimal = 43.6 m/s
Akselerasi maksimal = 103 m/s²
Waktu menuju puncak = 4.2 detik
Waktu terbang = 14.2 detik
Kecepatan tumbukan = 9.09 m/s
- Simulasi 4
Konfigurasi = [C18W-4]
Kecepatan batang = 14.3 m/s
Puncak = 83.5 meter
Kecepatan perkembangan = 3.46 m/s
Penundaan optimal = 3.69 detik
Kecepatan maksimal = 43.6 m/s
Akselerasi maksimal = 103 m/s²
Waktu menuju puncak = 4.19 detik
Waktu terbang = 14.2 detik
Kecepatan tumbukan = 9.15 m/s
- Simulasi 5
Konfigurasi = [C18W-4]
Kecepatan batang = 14.3 m/s
Puncak = 83.4 meter
Kecepatan perkembangan = 3.45 m/s
Penundaan optimal = 3.69 detik
Kecepatan maksimal = 43.6 m/s
Akselerasi maksimal = 103 m/s²
Waktu menuju puncak = 4.19 detik
Waktu terbang = 14.2 detik
Kecepatan tumbukan = 9.04 m/s
Berdasarkan data yang ada penurunan ketinggian disebabkan oleh masa yang bertambah sehingga bagian atas atau "Upper Body" menjadi 'Dead Mass' yang tentunya harus ditampung oleh hanya satu motor saja kemungkinan kedepannya ada varian lainnya yang tentunya di perbaiki dari desain sebelumnya dan tentunya masih terus berkembang.




Komentar
Posting Komentar